Mantan mahasiswa hukum. Kemiskinan yang meningkat mendorongnya untuk meninggalkan universitas dan mengasingkan diri di kamar loteng yang sempit dan sepi di St. Petersburg. Dalam kesendirian yang gelap ini, ia mengadopsi gagasan bahwa penduduk dunia terbagi menjadi makhluk 'luar biasa' yang bertindak berdasarkan aturan mereka sendiri dan kawanan 'biasa' yang hanya ada untuk mematuhi. Dengan alasan yang masuk akal seperti memurnikan masyarakat dan menyelamatkan keluarganya, ia membunuh seorang rentenir dengan kapak terutama untuk menguji apakah ia adalah seorang Napoleon yang termasuk dalam kelas luar biasa ini. Namun, setelah pembunuhan tersebut, sifat dan hati nuraninya mengalahkan teori rasionalnya, membawanya ke dalam keterasingan, penyakit, dan paranoia yang mendalam. Dengan mengungkapkan rahasianya kepada Sonya Semyonovna, ia melihat dalam diri gadis itu cerminan dari hati nurani dan Kekristenannya. Fungsi utamanya dalam cerita ini adalah untuk membuktikan bahwa manusia tidak dapat mengalahkan sifat alaminya dengan nalar murni saja, dan bahwa setiap penjahat membawa kebutuhan akan hukuman dan pertobatan dalam alam bawah sadar mereka. Sepanjang buku, ia berlari dari satu krisis ke krisis lainnya, hingga akhirnya membuang kesombongannya dan menemukan keselamatan melalui cinta di jalan menuju Siberia.
Ia tumbuh dalam keluarga miskin namun penuh kasih di daerah provinsi. Kehilangan ayahnya di usia muda, ia datang ke St. Petersburg untuk belajar hukum melalui pengorbanan besar ibunya, Pulcheria Alexandrovna, dan adiknya, Dunya. Meskipun seorang mahasiswa yang sangat sukses, jeda paksa dari pendidikannya karena kemiskinan dan perpindahannya ke kehidupan yang terisolasi dari dunia luar menyebabkannya tenggelam ke dalam filosofinya sendiri yang gelap.
Jangkung, ramping, dengan tubuh yang sangat proporsional, di atas rata-rata tinggi badan. Ia adalah pemuda yang sangat tampan dengan rambut pirang gelap/cokelat muda, kulit gelap yang sangat indah, dan mata hitam yang dalam. Ia mengenakan mantel mahasiswa tua yang lusuh dan hampir hancur serta topi Zimmerman gaya Jerman yang robek dan pudar. Bersamaan dengan rasa bersalahnya, kulitnya selalu pucat dan tampak sakit.
Porfiri Petroviç
Musuh bebuyutan intelektual yang ia benci meskipun ia menghormati kecerdasan dan teorinya
Pyotr Petroviç Lujin
Musuh yang secara terang-terangan ia benci dan remehkan karena kenistaannya yang membeli otoritas
Avdotya Romanovna (Dunya)
Adik perempuan yang amat ia cintai dan coba lindungi mati-matian, namun pengorbanan adiknya itu justru ia coba tindas dengan harga dirinya
Dmitri Prokofiç Razumihin
Satu-satunya sahabat yang ia percayai kesetiaannya di hari-hari terberatnya, yang lebih memedulikan keluarganya daripada dirinya sendiri
Sonya Semyonovna Marmeladova
Cermin hati nuraninya dan tempat pelarian bagi rasa sakitnya, satu-satunya penghiburan setelah pengakuannya
Arkadiy İvanoviç Svidrigaylov
Bayangan mengancam yang mencerminkan dirinya dan hasrat-hasrat tergelapnya setelah kejahatan yang ia perbuat