Think and Grow Rich — 5 karakter
Andrew Carnegie
Raja baja terhebat Amerika sepanjang masa, visioner luar biasa, miliarder kelahiran Skotlandia. Ia adalah pemilik sejati rahasia sukses yang dijelaskan dalam buku ini dan praktisi formulanya. Ia meyakini bahwa algoritme perolehan kekayaan yang ia ciptakan melalui pengalaman masa mudanya dapat merevolusi bukan hanya sekolah, tetapi seluruh sistem pendidikan. Dengan memberikan tugas kepada Napoleon Hill, seorang pemuda cerdas dan jeli yang mampu menyebarkan rahasianya ke dunia, ia memulai seluruh alur buku ini. Ia menjadi kaya dengan mengelola orang-orang ahli dan membentuk kelompok 'Master Mind' di sekelilingnya, alih-alih melalui detail teknis.
Charles M. Schwab
Mediator dan visioner luar biasa yang muncul dari bayang-bayang kekaisaran Andrew Carnegie untuk memastikan pembentukan korporasi U.S. Steel. Dengan pidatonya yang tak terlupakan di University Club, ia meninggalkan jejak pada merger perusahaan terbesar dalam sejarah Amerika. Melalui bahasanya yang sederhana dan tata bahasa yang kurang sempurna namun penuh keyakinan, ia memikat raksasa keuangan dingin seperti J.P. Morgan dan membentuk kembali pasar keuangan Amerika dengan menjual perusahaan Carnegie ke perwalian. Di pusat kesuksesannya terletak keajaiban dalam menerjemahkan keyakinannya ke dalam kata-kata dan rencana.
Edwin C. Barnes
Pengembara yang terlihat compang-camping namun sangat bertekad dari bab sebelumnya. Ia bertindak bukan sekadar untuk bekerja bersama Edison, tetapi dengan hasrat dan tujuan pasti untuk menjadi mitranya. Meskipun tidak memiliki uang di sakunya pada awalnya dan terlihat berantakan, ia memiliki satu tujuan tunggal: menjadi mitra bisnis Thomas Edison. Ia memulai sebagai asisten biasa dengan gaji sangat rendah, tetapi ia tidak menyerah. Ketika semua orang menyerah dalam menjual Mesin Dikte Edison, ia melihat peluang tersebut, menggunakannya untuk menjual mesin ke seluruh negeri, dan tidak hanya menjadi sangat kaya tetapi secara konkret membuktikan bahwa seseorang bisa 'menjadi kaya dengan berpikir'.
Gadis Kecil Berkulit Hitam (Anak dari salah satu penyewa)
Anak penyewa sederhana yang kita temui di pabrik milik paman Darby. Ia datang ke sana hanya untuk 50 sen. Sementara ia diharapkan takut dan lari menghadapi intimidasi sang paman, ia berdiri seperti granit di depannya, seolah membuktikan bagaimana kekuatan kehendak, keras kepala, dan keteguhan mental membuat seseorang menjadi kuat. Perlawanannya tidak hanya memenuhi kebutuhannya sendiri; hal itu menjadi pelajaran spiritual bagi R.U. Darby, yang sedang memperhatikannya, mengajarinya untuk tidak menyerah dalam menghadapi kemiskinan dan bahwa 'tidak' tidak selalu berarti 'tidak'.
Napoleon Hill
Oliver Napoleon Hill lahir pada 26 Oktober 1883 di sebuah pondok berkamar satu dekat Pound, di Wise County, Virginia. Itu sudut miskin Pegunungan Appalachia; ayahnya, James, menghidupi keluarga dari pekerjaan sebagai dokter gigi. Ibunya, Sarah, meninggal ketika ia berumur sembilan tahun. Istri kedua ayahnya, Martha, seorang perempuan terpelajar: ia memasukkan anak itu ke sekolah dan menaruh sebuah mesin tik di tangannya. Pada usia tiga belas tahun ia mulai mengirim laporan ke koran-koran kecil kota pegunungan; belakangan ia sendiri mengakui bahwa pada minggu-minggu tanpa berita, tulisannya ia karang. Ia menamatkan sekolah menengah pada usia tujuh belas, sebentar belajar di sekolah dagang, lalu pada 1901 bekerja pada Rufus Ayers, pengacara sekaligus pengusaha batu bara. Usahanya, dari kayu sampai sekolah automobil, runtuh satu demi satu; pada 1908 ia pindah ke Washington, dan majalah yang didirikannya pada 1919, Hill's Golden Rule, akhirnya memberinya pembaca. Pada 1928 terbit delapan jilid Hukum Sukses, yang membawanya kemakmuran singkat. Terobosan sesungguhnya datang di tengah Depresi Besar, lewat Berpikir dan Menjadi Kaya yang dicetak pada 1937. Ia menyandarkan ceritanya pada klaim bahwa pada 1908 Andrew Carnegie menugasinya membangun sebuah filsafat keberhasilan; tidak satu pun dokumen yang membenarkan pertemuan itu pernah ditemukan. Setelah 1952 ia mengajar bersama W. Clement Stone, dan pada 1963 mendirikan yayasannya sendiri. Ia menulis dengan kalimat pendek, nada memerintah, dan rumus yang diulang-ulang; begitulah ia membentuk bahasa yang menyusutkan hasrat, keyakinan, dan ketekunan menjadi langkah-langkah terukur. Sebagian besar kisah pertemuan dengan industrialis termasyhur yang menghiasi bukunya tak dapat dibuktikan, tetapi cara bertutur itu menjadi cetakan bagi genre pengembangan diri. Ia meninggal pada 8 November 1970 di Greenville, Carolina Selatan, dalam usia delapan puluh tujuh tahun.