Ia adalah putra sulung Fyodor Pavlovich dari Adelaida Ivanovna. Masa kecilnya dihabiskan dengan hidup terlunta-lunta; ia berhenti dari pendidikannya untuk masuk tentara dan bertugas sebagai perwira di Kaukasus. Meskipun menjalani kehidupan yang penuh hura-hura, pemborosan, duel, dan pesta pora yang liar, ia membawa rasa hormat 'Karamazov' yang kuat, mulia, namun gelap di dalam dirinya. Ia terkoyak di antara dua wanita: tunangannya yang sombong, Katerina, dan gairahnya yang destruktif, Grushenka. Perselisihan yang terus berlanjut mengenai warisan dan uangnya dengan sang ayah, dikombinasikan dengan kehadiran Grushenka, mendorong hidupnya menuju bencana yang tak terkendali.
Dibesarkan hampir seperti anak yatim piatu oleh Grigori, ia dipindahkan dari satu kota ke kota lain oleh kerabatnya. Ia menghabiskan uang secara sembrono, meyakini bahwa itu adalah warisannya; selama menjadi perwira, ia meminta Katerina datang kepadanya dengan dalih menyelamatkan ayahnya, hanya untuk kemudian tunduk padanya, memberikan uangnya, dan memenangkan cintanya melalui perilaku mulianya hingga bertunangan. Namun, saat tiba di kota, ia terjebak dalam pusaran bencana bersama Grushenka.
Seorang pria berusia dua puluh delapan tahun, berperawakan sedang, tampan, dengan bahu lebar dan atletis. Wajahnya cekung, pucat, dan tampak sakit-sakitan. Matanya gelap, besar, menonjol, dan memandang dengan keras kepala. Ia memiliki gaya berjalan seperti tentara dengan langkah lebar dan mengenakan jas panjang (frock coat) yang modis sambil membawa topinya di tangan.
Gruşenka
Gairah dahsyat yang membuatnya rela memusnahkan eksistensinya sendiri demi wanita itu.
Fyodor Pavloviç
Ayahnya, yang ia benci karena melihat cerminan dirinya sendiri di sana, dan persaingan warisan maupun asmara dengan sang ayah telah membawanya ke ambang pembunuhan.
İvan Fyodoroviç
Saudaranya yang sok pintar, yang tidak ia pahami namun ia hormati; ia mengaku merasa lega saat memikirkan membiarkan Katerina menikah dengannya.
Katerina İvanovna
Mantan tunangannya, yang kecantikan dan kehormatannya ia kagumi, tetapi ia jauhi karena merasa tertekan di dekatnya.
Alyoşa Fyodoroviç
Adiknya, satu-satunya pelabuhan aman baginya di muka bumi, yang ia pandang bukan sebagai penghakim dosanya melainkan penyelamatnya.