Seorang bijak yang sangat kuat yang tinggal di gurun dekat oasis Al-Fayoum, Mesir, tersembunyi dalam pakaian Arab, dan dikabarkan telah hidup lebih dari 200 tahun. Ia dikenal mampu mengubah timah menjadi emas dan memiliki ramuan keabadian (Eliksir Kehidupan). Ia tidak hanya memahami dan mewujudkan Legenda Pribadi-nya sendiri, tetapi ia juga menjadikan tugasnya untuk mencari orang-orang langka di bumi yang mampu mewujudkan Legenda Pribadi mereka dan membimbing mereka. Ia memungkinkan pencerahan tertinggi Santiago dengan mengajarkan bahasa gurun, cara mendengarkan hatinya, dan cara memerintah elemen alam (angin dan matahari) selama ujian terbesarnya.
Dari mana asalnya, bagaimana ia melewati usia 200 tahun, atau detail rumit dari kisah hidupnya tetap menjadi rahasia sepanjang teks. Ia diketahui telah mempelajari alkimia dari leluhurnya dan membawa kemurnian serta kebijaksanaan para alkemis kuno. Namun, ia tidak memperoleh pengetahuannya dari buku-buku yang terenkripsi, melainkan melalui tindakan murni (menyelami Jiwa Semesta).
Meskipun tampak berpakaian hitam dari ujung kepala hingga kaki, ia mengenakan jubah gurun tradisional berwarna putih. Ia membawa elang di bahunya dan pedang baja di sarungnya. Meski usianya lanjut, ia sangat tangkas; matanya dalam dan cukup terang untuk menembus jiwa seseorang.
Santiago
Guru sekaligus pengujinya; ia mengubah Santiago menjadi seorang penjelajah sejati alam semesta.
İngiliz
Sosok yang ia anggap belum siap untuk alkimia karena tenggelam dalam buku-buku, yang kepadanya ia hanya memerintahkan tindakan praktis.