Ia lahir pada tahun 1856 di kota Smiljan, Kroasia, sebagai putra seorang pendeta Ortodoks Serbia. Dengan kemampuan visualisasi yang luar biasa, ingatan eidetik (fotografis), dan keinginan bekerja tanpa henti, ia menjadi salah satu jenius terbesar di eranya. Setelah merancang motor arus bolak-balik polifase dalam pikirannya di Eropa, ia beremigrasi ke Amerika. Setelah bekerja untuk Edison dalam waktu singkat, ia pergi karena merasa telah ditipu dan mendirikan laboratoriumnya sendiri. Dengan bantuan Westinghouse, ia berhasil menaklukkan Air Terjun Niagara dengan mengomersialkan arus bolak-balik dalam skala besar. Namun, visinya selalu melampaui dunia yang ada (energi bebas dunia dan komunikasi nirkabel). Karena ketajaman komersialnya yang lemah, psikologi yang hipersensitif, obsesi, dan keras kepalanya, sebagian besar ide revolusionernya dikaitkan dengan orang lain, dan pada akhirnya, ia berpamitan pada kehidupan sebagai jenius yang miskin dan terpinggirkan.
Pada tahun-tahun awalnya, ia menyaksikan kakaknya yang jenius, Dane, meninggal dalam kecelakaan kuda dan merasa bertanggung jawab atas kejadian tersebut. Kesedihan orang tuanya yang tak kunjung usai atas kehilangan Dane menyebabkan Tesla mengembangkan kompleks superioritas yang besar, terus-menerus mencari persetujuan dan kasih sayang mereka. Ia sering menderita kolera dan serangan depresi mental, menghabiskan masa kecilnya dengan berjuang melawan kesepian, membaca secara berlebihan, dan penyakit yang fatal.
Tubuh luar biasa tinggi mencapai dua meter, sangat kurus dan ceking. Rambut gelap, mata besar berwarna biru baja yang dalam, yang konon terkadang 'bersinar liar'. Tulang pipi tinggi dan wajah yang elegan. Selalu berpakaian sangat elegan dengan setelan berompi, mantel, dan topi tinggi yang mengikuti mode Inggris. Tidak pernah lupa mengenakan sarung tangan.
J. P. Morgan
Sosok pria raksasa yang menakutkan, yang ia anggap berpikiran terlalu sempit untuk mendanai rancangan-rancangannya, namun ia terpaksa bergantung pada uangnya.
Milutin Tesla
Figur ayah yang otoriter dan intelektual, yang persetujuannya ia cari sepanjang hidupnya.
Thomas Edison
Pesaing licik dan tanpa visi yang tak bisa ia maafkan, yang pertama kali membuatnya kecewa di Amerika.
Charles Batchelor
Mantan pelindungnya yang menginspirasinya tetapi pada akhirnya ia tinggalkan untuk merintis jalannya sendiri.
George Westinghouse
Satu-satunya pengusaha yang percaya pada kejeniusannya, kolega tepercaya, tetapi sahabat lama yang pada akhirnya takluk pada sistem kapitalis.